Ali Ridho Ajak Pesantren Perkuat Empat Pilar Kebangsaan

0
Santri mengabdi

SERANG, 18 Juni 2020. Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) H. TB. M Ali Ridho Azhari mengajak santri dan masyarakat untuk memperkuat empat pilar kebangsaan di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda, Kampung Sawah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Kamis (18/6/2020).

Dalam sosialisasinya Senator Banten menyebutkan empat pilar yang harus dipegang teguh oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya milenial. “Apalagi di era saat ini, dimana masyarakat bebas memberikan ekspresi dan demokrasinya. Empat pilar itu, terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan seperti saat ini, dapat memperteguh jiwa dan rasa nasionalisme masyarakat untuk tetap bepedoman pada Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara. “Sehingga mereka tetap bangga dan peduli terhadap negara dan perjuangan serta keberagaman sosial budaya yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Ali Ridho juga menilai bila saat ini banyak remaja dan masyarakat berani mengkritisi kinerja pemerintah yang dirasa kurang tepat dalam mengambil tindakan. “Itu juga salah satu demokrasi, itu suara rakyat. Maka, saya berharap dengan sering disosialisasikan kegiatan ini kedepannya generasi penerus bangsa tidak akan luntur rasa nasionalimenya,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyatakan tidak setuju terhadap Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Sebab, dalam RUU tersebut tidak seperti Pancasila yang merupakan dasar negara, dan justeru menuai kritik di banyak kalangan masyarakat Indonesia. “Kami pun sudah menganggap final, kalau Pancasila itu sudah tidak ada lagi RUU,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Nurul Huda KH. Yedi Muhtadi Hilmi menyambut baik kedatangannya dan turut mendukung terhadap empat pilar kebangsaan di lingkungan masyarakat dan santri. “Tentu kami pun menyambut baik dengan adanya sosialisasi ini. Selain mengajak santri dan masyarakat untuk memperkuat jiwa nasionalisme, juga melakukan silaturahmi,” ucapnya.

Kegiatan tersebut juga dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan sesuai arahan Pemerintah Pusat untuk memutus rantai penularan Covid-19. “Kami ikuti anjuran pemerintah untuk melakukan protokol kesehatan sesuai aturan yang dikeluarkan. Pengecekan suhu dan penggunaan masker juga kami lakukan,” tuturnya. (Sekum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here